Senin, 06 Oktober 2008

IDUL FITRI YANG INDAH

Terasa berat meninggalkan bulan Ramadhan. Bulan yang dimuliakan. Bulan yang selalu dinantikan orang-orang mu’min. Bulan yang didalamnya penuh dengan berkah. Bulan yang penuh maghfirah.

Terasa berat meninggalkan bulan Ramadhan. Bulan yang dimuliakan. Bulan yang selalu dinantikan orang-orang mu’min. Bulan yang didalamnya penuh dengan berkah. Bulan yang penuh maghfirah. Bulan kemenangan Islam, ketika Baginda Rasulullah Saw bersama para sahabat menaklukan Makkah. Bulan yang menjanjjikan orang-orang mu’min mendapat derajat muttaqien, sesudah melaksanakannya dengan penuh mujahaddah. Bulan yang Allah Azza Wa Jalla menurunkan kitabNya, yang menjadi pedoman hidup orang-orang mu’min.


Usai shaum sebulan di bulan Ramadhan. Orang-orang mu’min memasuki episode kehidupan baru. Kehidupan yang penuh dengan makna. Penuh dengan arti. Nilai-nilai luhur mendasari kehidupannya yang tertanam dalam hati. Nilai-nilai yang bersumber dari Islam. Menjadi orang muttaqien. Kehidupan yang bersih dari segala bentuk kotoran dunia. Kehidupan yang tidak lagi mau berkolaborasi dengan hal-hal yang dapat menjerumuskan manusia ke dalam bentuk kekejian. Kehidupan yang tidak lagi dilurumi dengan dosa. Inilah ma’na kembali kepada fitrah. Gambaran orang-orang yang sudah dipisahkan dengan kehidupan jahiliyah. Gambaran orang-orang yang berhasil melaksanakan shaum, dan pasti terefleksi dalam kehidupan berikutnya secara esensi. Memutuskan rona kehidupan jahilihyah. Lalu, melanjutkan kehidupan baru, dan senantiasa mengingat Kemaha Esaan Allah Rabbul Aziz.
Hakekatnya di dalam diri manusia senantiasa terjadi pertarungan antara hawa nafsu yang mengajak manusia kearah kesesatan dengan keinginan manusia berbuat baik. Kadang-kadang manusia kalah dengan hawa nafsunya. Kadang-kadang manusia menang melawan hawa nafsunya. Kadang-kadang manusia yang menonjol kebaikannya. Kadang-kadang manusia menonjol keburukannya. Manusia yang dapat mengalahkan hawa nafsunya adalah manusia yang akan selamat di dunia dan akhirat. Sebaliknya, manusia yang kalah, dan menjadi budak hawa nafsunya, maka akan rugi di dunia akhirat. Betapa banyak manusia yang menjadi budak hawa nafsunya. Membiarkan hawa nafsu menguasai dirinya. Mengikuti naluri binatang. Karena, manusia yang hanya mengikuti hawa nafsunya, tak ubahnya seperti binatang. Puasa tujuannya mendidik manusia. Mendidik agar manusia tidak hanya memikirkan kebutuhan nafsu hewaninya. Manusia menuju kearah yang mulia. Manusia hidupnya menjadi lebih selaras. Manusia menjadi lebih seimbang. Manusia dapat mengalahkan nafsu yang merusak kehidupan. Kemudian, manusia dapat lulus, mengarungi kehidupannya. Manusia mendapat kehormatan dari Allah Azza Wa Jalla, sesudah menang melawan hawa nafsunya, dan menjadi hambaNya yang muttaqien. Tidak banyak. Hanya sedikit. Manusia yang dapat mengakhiri shaumnya di bulan Ramadhan, dan mendapatkan derajat muttaqien. Semoga. Diantara kita termasuk orang-orang yang muttaqien.
Betapa indahnya Ramadhan dan Idul Fitrie. Jutaan orang kembali bertemu dengan sanak keluarganya. Mungkin mereka sudah tidak bertemu dalam kurun waktu tertentu. Mungkin berbilang satu, dua, tiga tahun. Dan, mungkin sudah lebih lama lagi, tidak bertemu dan berjumpa dengan sanak family. Tak ada momentum(waktu/ kesempatan) yang lebih dahsyat dalam kehidupan ini, yang dapat menyatukan dan mempertemukan antara sanak fimili, keluarga, handai taulan dalam satu memontum, kecuali Idul Fitri. Mereka yang ada di luar negeri pulang. Mereka yang ada di kota-kota besar pulang. Mereka yang ada di pulau-pulau yang berbeda bertemu kembali. Tak ada kegembiraan yang dapat melebihi saat Idul Fitri. Tak ada kesempatan yang lebih indah dalam kehidupan ini kecuali saat Idul Fitri ini. Di mana dapat berkumpulnya keluarga.
Rangkaian perjalanan kehidupan yang gersang, tersirami lagi dengan pertemuan keluarga. Nilai-nilai yang amat penting dalam kehidupan, adalah berhasilnya seorang mu’min menjalani ‘tarbiyah’ Rabbaniyah, selama satu bulan, melalui shaum, yang kemudian menjadikan diri mereka kembali kepada fitrahnya, yang bersih. Idul Fitri bermakna hari kemenangan. Kemenangan seorang hamba melawan hawa nafsunya. Jutaan orang merayakannya. Dengan syukur dan kegembiraan. Mereka ingin menandai kehidupannya dengan penuh kemenangan.
Jutaan orang-orang dengan perjuangan yang amat luar biasa, menempuh jarak yang jauh, tujuannya -adalah ingin melakukan silaturrahmi dengan seluruh keluarganya. Ini adalah nilai-nilai Islam yang sudah terealisasikan dalam kehidupan. Dua hal yang paling pokok dalam kehidupan seorang mu’min adalah ‘birrul walidain’ dan ‘silaturrahmi’ . Maknanya, berbuat baik kepada dua orang tua, dan menguatkan kembali hubungan kekeluargaan. Nilai-nilai ini semakin mengintregasikan kehidupan social. Betapa mulianya Islam. Menyambungkan kembali berbagai ikatan manusia. Melalui Islam. Menguatkan kembali hubungan kekerabatan, yang dilandasi saling memuliakan. Tidak ada doktrin yang dapat mengantarkan manusia bersatu, kecuali ajaran dan nilai-nilai Islam. Hanya dengan dua prinsip dalam Islam, ‘birrul walidaini’, dan ‘silaturrahmi’ , mempunyai pengaruh yang sanga luar biasa. Sangat berarti dalam kehidupan social.
Betapa indah makna Islam. Di saat Idul Fitri ini berapa trilyun rupiah, uang yang terdistribusi ke kampung halaman? Mereka yang datang dari luar negeri. Mereka yang datang dari berbagai kota-kota besar di Indonesia, dan mereka kembali kekampung halamannya, dan memberikann uang kepada sanak familinya, pasti mempunyai arti penting dalam kehidupan. Berjuta-juta orang yang ‘mudik’ atau ‘pulang kampung’, secara langsung terjadi distribusi kekayaan, yang hanya karena motivasi Islam. Mereka ikut memperbaiki kehidupan. Banyak orang-orang yang tinggal di kota-kota yang membantu sanak familinya, dan banyak orang-orang kota yang membantu pembangunan sekolah, membantu pembangunan masjid, memberikan bekal usaha, dan lainnya, semuanya membawa perubhan bagi kehidupan. Islam dapat menjadi factor stimulus atau pendorong bagi perubahan kehidupan, dan terciptanya pola kehidupan baru, yang lebih kokoh dan erat, khususnya menciptakan integrasi social, yang sangat luar biasa nilainya.
Pola de-santralisasi yang menjadi kebijakan pemerintah belum tentu efektif. Belum efektif membangun integrasi social dan melakukan distribusi asset dan kekayaan yang dapat memperbaiki kehidupan rakyat. Karena, de-sentralisasi justru hanya menciptakan orang kaya baru, yang jauh dari kehidupan. Hanya menciptakan sekelompok orang kaya, yang hidup di tengah-tengah pulau kemiskinan. Mungkin proses de-sentralisasi ini, jika ditambah dengan spirit Islam, yang mengharuskan seseorang memiliki komitment kepada fakir dan miskin, dapat menciptakan perubahan yang lebih luas,khususnya dalam memperbaiki kehidupan. Tidak hanya mengalihkan ‘korupsi’ yang sekarang di pusat ke daerah-daerah.
Ramadhan usai. Idul Fitri menjelang. Kehidupan terus berjalan. Pertemuan yang indah. Diantara keluarga-keluarga. Dengan kebahagiaan. Pertemuan yang tak dapat dilukiskan oleh apapun. Orang-orang yang sudah lama berpisah, bertemu kembali. Bertemu dengan penuh arti dan kemenangan. Semoga Idul Fitri tahun ini, setiap warga dapat menikmati kehidupan. Kehidupan yang lebih bahagia. Tak ada kepedihan. Orang-orang miskin, orang-orang papa, orang-orang yang tanpa keluarga, tetap dapat menikmati kehidupan ini. Tidak ada yang tersia-sia. Mereka yang tersisih dalam kehidupan ini, harus mendapatkan empati dan dimuliakan. Mari kita sambut Idul Fitri ini dengan penuh kebahagiaan. Bagi kita semua. Sesudah sebulan melaksanakan shaum di bulan Ramadhan. Semoga. Wallahu ‘alam.

Read More......

Minggu, 28 September 2008

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H




Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)




Read More......

Kamis, 21 Agustus 2008

Hore... Pacu Jalur Tahun 2008 dibuka ...!

TELUK KUANTAN.
Hajatan pembukaan pacu jalur iven pariwisata nasional di Tepian Narosa Teluk Kuantan, Kamis (21/8/2008) dibuka oleh Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H Sukarmis, pembukaan pacu jalur tetap dipadati ratusan ribu masyarakat Kuansing. Walaupun tidak dihadiri oleh Mentri Pariwisata dan Gubernur Riau, pelaksanaan pembukaan ini tetap semarak dan dipadati oleh masyarakat Kuansing.


Pada saat pembukaan itu, ratusan ribu warga Kuansing memadati sepanjang Tepian Narosa dan Kota Teluk Kuantan. Mereka tetap antusias menyaksikan pembukaan iven wisata tahunan ini meski harus disinari terik matahari. Ruas-ruas jalan utama Kota Teluk Kuantan dipadati pengunjung yang datang dari berbagai kecamatan yang ada di Kuansing serta pengunjung lainnya.

Secara resmi Bupati Kuansing H Sukarmis bersama Wakil Bupati H Mursini, Danrem 031 Wira Bima Kolonel Infantri Syafril M, Kapolres AKBP Drs Heny Sulistiya Arianta, Kajari Teluk Kuantan Nursukmawati Hamid SH, Ketua DPRD Marwan Yohanis Ssos beserta rombongan dan sejumlah tokoh masyarakat Kuansing seperti H Ruspan Aman, H Aras Mulyadi, H Abu Bakar Sidik SSos, melepas ke 163 jalur yang ikut berpacu pada hari pertama di tribun pancang start.

Pembukaan pacu jalur tahun ini diawali dengan pelepasan pawai budaya dari 12 kecamatan yang menampilkan tradisi dan budaya yang ada di masing-masing kecamatan. Pembukaan pacu jalur iven nasional yang di pusatkan di Lapangan Limuno Teluk Kuantan juga mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat Kuansing. Belasan tenda yang disediakan panitia pacu jalur di Lapangan Limuno Teluk Kuantan penuh dengan kehadiran masyarakat Kuansing yang datang dari berbagai kecamatan. Peserta pawai budaya dari Kecamatan menampilkan beberapa kesenian khas masing-masing kecamatan termasuk kesenian angklung, kuda lumping, reog Ponorogo, randai, memanen padi, perahu baganduang, dan berbagai tradisi dan budaya kecamatan.

Ketua umum pelaksanan Pacu Jalur 2008, Ir H Helfian Hamid MSi mengatakan, pacu jalur 2008 dilaksanakan dua kegiatan yakni pacu jalur mini tradisional yang diikuti 62 jalur dan telah selesai dilaksanakan, pacu jalur mini prestasi mulai 22 Agustus yang di koordinir oleh Dinas Budsenipar Riau serta pacu jalur tradisional yang di ikuti sebanyak 163 jalur.

Selain itu, panitia Pacu Jalur 2008 juga menggelar berbagai kegiatan penunjang seperti festival dan pergelaran kesenian, karnaval se-Kuantan Tengah, festival kesenian daerah berupa tarian sembah cerano, putra putri jalur, serta lagu Melayu dangdut. Selanjutnya apresiasi seni yang dikoordinir Dinas Budsenipar Riau, pameran pacu jalur expo.

Berkaitan dengan pacu jalur, panitia akan melakukan penilaian kontes dan keindahan jalur untuk menjaga nilai-nilai jalur seperti ukiran dan cat, timbo ruang, tukang onjai, tukang tari, kostum dan lainnya. Selama pembukaan pacu jalur, panitia telah berupaya mengakomodir seluruh kegiatan rangkaian pacu jalur yang telah diagendakan.

Bupati Kuansing Sukarmis mengatakan, pelaksaan pembukaan pacu jalur yang dipercepat dikarenakan masyarakat Kuansing juga akan segera menghadapi Bulan Suci Ramadan. Pacu jalur memiliki nilai budaya yang tinggi yang tergambar dari seni tari, ukir dan lainnya. Pacu jalur juga mengandung filosofi kegotongroyongan, kekompakan, persatuan dan kesatuan yang diharapkan dapat dilaksanakan. Semangat ini perlu terus dijaga, tidak hanya dalam pelaksanan ivent pacu jalur saja, akan tetapi harus pula di terapkan dalam pelaksaan pembangunan di Kuansing. Kalah menang dalam suatu pertandingan sudah menjadi hal yang biasa, hendaknya itu membuat kita lebih dekat antara satu dengan yang lain, jujur dan disiplin, bukan sebaliknya malah menambah perpecahan dan terputusnya silaturrahmi, kita tidak menginginkan itu. Demikian kata Bupati Kuansing H.Sukarmis.

Diharapkan selama pelaksanaan pacu jalur ini yang berlangsung selama tiga hari kedepan terjadi dengan aman, tertib. Dan dapat pula dapat menggali bibit-bibit potensi dayung Kuansing dan Riau umumnya.

Read More......

Selasa, 01 Juli 2008

Penelitian: Memaafkan Mendatangkan Kesehatan

Mau lebih sehat? Belajarlah memaafkan mulai hari ini. Penelitian terbaru menyebutkan, memaafkan mendatangkan manfaat kesehatan!
Forgiveness research” atau penelitian tentang perilaku memaafkan termasuk bidang yang kini banyak diteliti ilmuwan di sejumlah bidang keilmuan seperti kedokteran, psikologi dan kesehatan. Hal ini karena sikap memaafkan ternyata memiliki pengaruh terhadap kesehatan jiwa raga, maupun hubungan antar-manusia.
Jurnal ilmiah EXPLORE (The Journal of Science and Healing), edisi Januari/Februari 2008, Vol. 4, No. 1 menurunkan rangkuman berjudul “New Forgiveness Research Looks at its Effect on Others” (Penelitian Baru tentang Memaafkan Mengkaji Dampaknya pada Orang Lain).


Dipaparkan pula bahwa berlimpah bukti telah menunjukkan perilaku memaafkan mendatangkan manfaat kesehatan bagi orang yang memaafkan. Lebih jauh dari itu, penelitian terbaru mengisyaratkan pula bahwa pengaruh memaafkan ternyata juga berimbas baik pada kehidupan orang yang dimaafkan.
Worthington Jr, pakar psikologi di Virginia Commonwealth University, AS, dkk merangkum kaitan antara memaafkan dan kesehatan. Dalam karya ilmiahnya, “Forgiveness in Health Research and Medical Practice” (Memaafkan dalam Penelitian Kesehatan dan Praktek Kedokteran), di jurnal Explore, Mei 2005, Vol.1, No. 3, Worthington dkk memaparkan dampak sikap memaafkan terhadap kesehatan jiwa raga, dan penggunaan “obat memaafkan” dalam penanganan pasien.

Memaafkan dan Kesehatan

Penelitian menggunakan teknologi canggih pencitraan otak seperti tomografi emisi positron dan pencitraan resonansi magnetik fungsional berhasil mengungkap perbedaan pola gambar otak orang yang memaafkan dan yang tidak memaafkan.
Orang yang tidak memaafkan terkait erat dengan sikap marah, yang berdampak pada penurunan fungsi kekebalan tubuh. Mereka yang tidak memaafkan memiliki aktifitas otak yang sama dengan otak orang yang sedang stres, marah, dan melakukan penyerangan (agresif).
Demikian pula, ada ketidaksamaan aktifitas hormon dan keadaan darah si pemaaf dibandingkan dengan si pendendam atau si pemarah. Pola hormon dan komposisi zat kimia dalam darah orang yang tidak memaafkan bersesuaian dengan pola hormon emosi negatif yang terkait dengan keadaan stres. Sikap tidak memaafkan cenderung mengarah pada tingkat kekentalan darah yang lebih tinggi. Keadaan hormon dan darah sebagaimana dipicu sikap tidak memaafkan ini berdampak buruk pada kesehatan.
Raut wajah, daya hantar kulit, dan detak jantung termasuk yang juga diteliti ilmuwan dalam kaitannya dengan sikap memaafkan. Sikap tidak memaafkan memiliki tingkat penegangan otot alis mata lebih tinggi, daya hantar kulit lebih tinggi dan tekanan darah lebih tinggi. Sebaliknya, sikap memaafkan meningkatkan pemulihan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Kesimpulannya, sikap tidak mau memaafkan yang sangat parah dapat berdampak buruk pada kesehatan dengan membiarkan keberadaan stres dalam diri orang tersebut. Hal ini akan memperhebat reaksi jantung dan pembuluh darah di saat sang penderita mengingat peristiwa buruk yang dialaminya. Sebaliknya, sikap memaafkan berperan sebagai penyangga yang dapat menekan reaksi jantung dan pembuluh darah sekaligus memicu pemunculan tanggapan emosi positif yang menggantikan emosi negatif.

Kesehatan Jiwa

Selain kesehatan raga, orang yang memaafkan pihak yang mendzaliminya mengalami penurunan dalam hal mengingat-ingat peristiwa pahit tersebut. Dalam diri orang pemaaf, terjadi pula penurunan emosi kekesalan, rasa getir, benci, permusuhan, perasaan khawatir, marah dan depresi (murung).
Di samping itu, kajian ilmiah membuktikan bahwa memaafkan terkait erat dengan kemampuan orang dalam mengendalikan dirinya. Hilangnya pengendalian diri mengalami penurunan ketika orang memaafkan dan hal ini menghentikan dorongan untuk membalas dendam.

Kedzaliman

Harry M. Wallace dkk dari Department of Psychology, Trinity University, One Trinity place, San Antonio, AS menulis di Journal of Experimental Social Psychology, Vol 44, No. 2, March 2008, hal 453-460 dengan judul “Interpersonal consequences of forgiveness: Does forgiveness deter or encourage repeat offenses?” (Dampak Memaafkan terhadap Hubungan Antar-manusia: Apakah Memaafkan Mencegah atau Mendorong Kedzaliman yang Terulang?). Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa menyatakan pemberian maaf biasanya menjadikan orang yang mendzalimi si pemaaf tersebut untuk tidak melakukan tindak kedzaliman serupa di masa mendatang.

Obat Memaafkan

Berdasarkan bukti berlimpah sikap memaafkan yang berdampak positif terhadap kesehatan jiwa raga, kini di sejumlah negara-negara maju telah dilakukan berbagai pelatihan menumbuhkan jiwa pemaaf dalam diri seseorang. Bahkan perilaku memaafkan ini mulai diujicobakan di dunia kesehatan dan kedokteran dalam penanganan pasien penderita sejumlah penyakit berbahaya.
Orang yang menderita resiko penyakit jantung koroner dan tekanan darah tinggi berpeluang mendapatkan manfaat dari sikap memaafkan. Telah dibuktikan bahwa 10 minggu pengobatan dengan menggunakan “sikap memaafkan” mengurangi gangguan kerusakan aliran darah otot jantung yang dipicu oleh sikap marah.
Rasa sakit kronis dapat diperparah dengan sikap marah dan kesal (dendam). Penelitian terhadap orang yang menderita sakit kronis pada punggung bawah menunjukkan bahwa rasa marah, sakit hati dan sakit yang dapat dirasakan secara inderawi lebih berkurang pada mereka dengan sikap pemaaf yang lebih besar.

Kampanye Memaafkan

Gerakan memaafkan yang dipimpin oleh Everett L. Worthington Jr., profesor psikologi di Virginia Commonwealth University, AS. Prof. Worthington adalah seorang psikolog klinis yang juga menjabat Direktur Marital Assessment, Therapy and Enrichment Center (Pusat Penilaian, Pemulihan dan Pengokohan Perkawinan) di Universitas tersebut.
Situs ini menyediakan informasi seputar berlimpah hasil penelitian seputar memanfaatkan ditinjau dari berbagai disiplin ilmu. Selain itu abstrak makalah konferensi ilmiah tentang memaafkan, nama para ilmuwan dan pusat-pusat penelitian ilmiah tentang memaafkan ini juga dapat dijumpai di situs ini.
Selain dampak baiknya pada kesehatan jasmani dan rohani, kaitan antara erat sikap memaafkan dengan hubungan antar-manusia, seperti hubungan suami istri, anggota keluarga, maupun anggota masyarakat juga telah banyak diteliti. Sikap memaafkan berpengaruh baik pada pemulihan hubungan antar-manusia tersebut.
“Memaafkan dapat mengobati seseorang, perkawinan, keluarga, masyarakat, dan bahkan segenap bangsa. Kami mengajak Anda bergabung dengan masyarakat-memaafkan kami dan menjadi bagian dari usaha yang semakin berkembang dalam rangka menyebarluaskan anjuran memaafkan ke seluruh dunia. Kami menawarkan situs ini untuk mempelajari penelitian ilmiah tentang memaafkan, dan berbagi pengalaman Anda sendiri tentang memaafkan, atau terilhami oleh orang lain. Memaafkan adalah sebuah keputusan dan sekaligus sebuah perubahan nyata dalam pengalaman emosi. Perubahan dalam emosi itu terkait erat dengan kesehatan raga dan jiwa yang lebih baik.” Demikian papar www.forgiving.org

Hikmah Ilahiah

Nampaknya, ilmu pengetahuan modern semakin menegaskan pentingnya anjuran memaafkan sebagaimana diajarkan agama. Di dalam Al Qur’an, Hadits maupun teladan Nabi Muhammad SAW, memaafkan dan berbuat baik kepada orang yang mendzalimi merupakan perintah yang sangat kuat dianjurkan. Salah satu ayat berkenaan dengan memaafkan berbunyi:
“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang setimpal, tetapi barangsiapa memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat) maka pahalanya dari Allah. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang zalim.” (QS. Asy Syuuraa, 42:40). Anda mau sehat? Belajarlah memaafkan mulai hari ini.

Sumber : www.hidayatullah.com / Edisi 2 Juni 2008

Read More......

Rabu, 25 Juni 2008

Menggenggam Dunia dengan Geografi Islam

Menggenggam Dunia dengan Geografi Islam

Berkembangnya geografi di dunia Islam dimulai ketika Khalifah Al-Ma'mun yang berkuasa dari tahun 813 hingga 833 M memerintahkan para geografer Muslim untuk mengukur kembali jarak bumi.

Islam mendorong umatnya untuk membuka pikiran dan cakrawala. Allah SWT berfirman: Sungguh telah berlaku sunnah Allah (hukum Allah) maka berjalanlah kamu di muka bumi dan lihatlah bagaimana akibat (perbuatan) orangorang mendustakan ayat-ayat-Nya. (QS. Al-Imran: 137). Perintah ini telah membuat umat Islam di abad-abad pertama berupaya untuk melakukan ekspansi serta ekspedisi.

Selain dilandasi faktor ideologi dan politik, ekspansi Islam yang berlangsung begitu cepat itu juga didorong insentif perdagangan yang menguntungkan. Tak pelak umat Islam pun mulai mengarungi lautan dan menjelajah daratan untuk menyebarkan agama Allah. Seiring meluasnya ekspansi dan ekspedisi ruterute perjalanan melalui darat dan laut pun mulai bertambah.


Tak heran, jika sejak abad ke-8 M, kawasan Mediterania telah menjadi jalur utama Muslim. Jalur-jalur laut dan darat yang sangat sering digunakan akhirnya menghubungkan seluruh wilayah Muslim yang berkembang mencapai India, Asia Tenggara, dan Cina meluas ke utara dari Sungai Volga hingga Skandinavia dan menjangkau jauh ke pedalaman Afrika.

Ekspansi dan ekspedisi di abad-abad itu mendorong para sarjana dan penjelajah Muslim untuk mengembangkan geografi atau ilmu bumi. Di era kekhalifahan, geografi mulai berkembang dengan pesat. Perkembangan geografi yang ditandai dengan ditemukannya peta dunia serta jalur-jalur perjalanan di dunia Muslim itu ditopang sejumlah faktor pendukung.

Era keemasan Islam, perkembangan astronomi Islam, penerjemahan naskahnaskah kuno ke dalam bahasa Arab serta meningkatnya ekspansi perdagangan dan kewajiban menunaikan ibadah haji merupakan sejumlah faktor yang mendukung berkembangnya geografi di dunia Islam. Tak pelak, Islam banyak memberi kontribusi bagi pengembangan geografi.

Umat Islam memang bukan yang pertama mengembangkan dan menguasai geografi. Ilmu bumi pertama kali dikenal bangsa Yunani adalah bangsa yang pertama dikenal secara aktif menjelajahi geografi. Beberapa tokoh Yunani yang berjasa mengeksplorasi geografi sebagai ilmu dan filosofi antara lain; Thales dari Miletus, Herodotus, Eratosthenes, Hipparchus, Aristotle, Dicaearchus dari Messana, Strabo, dan Ptolemy.

Selain itu, bangsa Romawi juga turut memberi sumbangan pada pemetaan karena mereka banyak menjelajahi negeri dan menambahkan teknik baru. Salah satu tekniknya adalah periplus, deskripsi pada pelabuhan, dan daratan sepanjang garis pantai yang bisa dilihat pelaut di lepas pantai.

Selepas Romawi jatuh, Barat dicengkeram dalam era kegelapan. Perkembangan ilmu pengetahuan justru mulai berkembang pesat di Timur Tengah. Geografi mulai berkembang pesat pada era Kekhalifahan Abbasiyah yang berpusat di Baghdad. Ketika itu, Khalifah Harun Ar-Rasyid dan Al- Mamun berkuasa, mereka mendorong para sarjana Muslim untuk menerjemahkan naskah-naskah kuno dari Yunani ke dalam bahasa Arab.

Ketertarikan umat Muslim terhadap geografi diawali dengan kegandrungan atas astronomi. Perkembangan di bidang astronomi itu perlahan tapi pasti mulai membawa para sarjana untuk menggeluti ilmu bumi. Umat Islam mulai tertarik mempelajari peta yang dibuat bangsa Yunani dan Romawi. Beberapa naskah penting dari Yunani yang diterjemahkan antara lain; Alemagest dan Geographia.

Berkembangnya geografi di dunia Islam dimulai ketika Khalifah Al- Ma’mun yang berkuasa dari tahun 813 hingga 833 M memerintahkan para geografer Muslim untuk mengukur kembali jarak bumi. Sejak saat itu muncullah istilah mil untuk mengukur jarak. Sedangkan orang Yunani menggunakan istilah stadion.

Upaya dan kerja keras para geografer Muslim itu berbuah manis. Umat Islam pun mampu menghitung volume dan keliling bumi. Berbekal keberhasilan itu, Khalifah Al-Mamun memerintahkan para geografer Muslim untuk menciptakan peta bumi yang besar. Adalah Musa Al-Khawarizmi bersama 70 geografer lainnya mampu membuat peta globe pertama pada tahun 830 M.

Khawarizmi juga berhasil menulis kitab geografi yang berjudul Surah Al- Ard (Morfologi Bumi) sebuah koreksi terhadap karya Ptolemaeus. Kitab itu menjadi landasan ilmiah bagi geografi Muslim tradisional. Pada abad yang sama, Al-Kindi juga menulis sebuah buku bertajuk ‘Keterangan tentang Bumi yang Berpenghuni’.

Sejak saat itu, geografi pun berkembang pesat. Sejumlah geografer Muslim berhasil melakukan terobosan dan penemuan penting. Di awal abad ke-10 M, secara khusus, Abu Zayd Al-Balkhi yang berasal dari Balkh mendirikan sekolah di kota Baghdad yang secara khusus mengkaji dan membuat peta bumi.

Di abad ke-11 M, seorang geografer termasyhur dari Spanyol, Abu Ubaid Al- Bakri berhasil menulis kitab di bidang geografi, yakni Mu’jam Al-Ista’jam (Eksiklopedi Geografi) dan Al-Masalik wa Al-Mamalik (Jalan dan Kerajaan). Buku pertama berisi nama-nama tempat di Jazirah Arab. Sedangkan yang kedua berisi pemetaan geografis dunia Arab zaman dahulu.

Pada abad ke-12, geografer Muslim, Al-Idrisi berhasil membuat peta dunia. Al-Idrisi yang lahir pada tahun 1100 di Ceuta Spanyol itu juga menulis kitab geografi berjudul Kitab Nazhah Al- Muslak fi Ikhtira Al-Falak (Tempat Orang yang Rindu Menembus Cakrawala). Kitab ini begitu berpengaruh sehingga diterjemahkan ke dalam bahasa Latin, Geographia Nubiensis.

Seabad kemudian, dua geografer Muslim yakni, Qutubuddin Asy-Syirazi (1236 M - 1311 M) dan Yaqut Ar-Rumi (1179 M -1229 M) berhasil melakukan terobosan baru. Qutubuddin mampu membuat peta Laut Putih/Laut Tengah yang dihadiahkan kepada Raja Persia. Sedangkan, Yaqut berhasil menulis enam jilid ensiklopedi bertajuk Mu’jam Al-Buldan (Ensiklopedi Negeri-negeri).

Penjelajah Muslim asal Maroko, Ibnu Battuta di abad ke-14 M memberi sumbangan dalam menemukan rute perjalanan baru. Hampir selama 30 tahun, Ibnu Battuta menjelajahi daratan dan mengarungi lautan untuk berkeliling dunia. Penjelajah Muslim lainnya yang mampu mengubah rute perjalanan laut adalah Laksamana Cheng Ho dari Tiongkok. Dia melakukan ekspedisi sebanyak tujuh kali mulai dari tahun 1405 hingga 1433 M.

Dengan menguasai geografi, di era keemasan umat Islam mampu menggenggam dunia.

Kontribusi Geografer Muslim

Sederet geografer Muslim telah banyak memberi kontribusi bagi pengembangan ilmu bumi. Al-Kindi diakui begitu berjasa sebagai geografer pertama yang memperkenalkan percobaan ke dalam ilmu bumi. Sedangkan, Al-Biruni didapuk sebagai ‘bapak geodesi’ yang banyak memberi kontribusi terhadap geografi dan juga geologi.

John J O’Connor dan Edmund F Robertson menuliskan pengakuannya terhadap kontribusi Al-Biruni dalam MacTutor History of Mathematics. Menurut mereka, ‘’Al-Biruni telah menyumbangkan kontribusi penting bagi pengembangan geografi dan geodesi. Dialah yang memperkenalkan teknik pengukuran bumi dan jaraknya dengan menggunakan triangulation.’’

Al-Biruni-lah yang menemukan radius bumi mencapai 6.339,6 km. Hingga abad ke-16 M, Barat belum mampu mengukur radius bumi seperti yang dilakukan Al-Biruni. Bapak sejarah sains, George Sarton, juga mengakui kontribusi sarjana Muslim dalam pengembangan geografi dan geologi. ‘’Kita menemukan dalam tulisannya metedo penelitian kimia, sebuah teori tentang pembentukan besi.’’

Salah satu kekhasan yang dikembangkan geografer Muslim adalah munculnya bio-geografi. Hal itu didorong oleh banyaknya orang Arab di era kekhalifahan yang tertarik untuk mendistribusi dan mengklasifikasi tanaman, binatang, dan evolusi kehidupan. Para sarjana Muslim mencoba menganalisis beragam jenis tanaman.

Geografer Muslim di Era Keemasan

Hisyam Al-Kalbi (abad ke-8 M)
Dia adalah ahli ilmu bumi pertama dalam sejarah Islam. Hisyam begitu populer dengan studinya yang mendalam mengenai kawasan Arab.

Musa Al-Khawarizmi (780 M - 850 M)
Ahli matematika yang juga geografer itu merevisi pandangan Ptolemaues mengenai geografi. Bersama-sama 70 puluh geografer, Al-Khawarizmi membuat peta globe pertama pada tahun 830 M.

Al-Ya’qubi (wafat 897 M)
Dia menulis buku geografi bertajuk ‘Negeri-negeri’ yang begitu populer dengan studi topografisnya.

Ibn Khordadbeh (820 M - 912 M)
Dia adalah murid Al-Kindi yang mempelajari jalan-jalan di berbagai provinsi secara cermat dan menuangkannya ke dalam buku Al- Masalik wa Al-Mamalik (Jalan dan Kerajaan).

Al-Dinawari (828 M - 898 M)
Geografer Muslim yang juga banyak memberi kontribusi pada perkembangan ilmu geografi.
Hamdani (893 M - 945 M) Geografer Muslim abad ke-9 M yang mendedikasikan dirinya untuk mengembangkan geografi.

Ali al-Masudi (896 M - 956 M)
Nama lengkapnya Abul hasan Ali Al-Ma’sudi. Ia mempelajari faktorfaktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pembentukan batubatuan di bumi dengan orisinalitas yang mencengangkan.

Ahmad ibn Fadlan (abad ke-10 M)
Dia adalah geografer yang menulis ensiklopedia dan kisah perjalanan ke daerah Volga dan Kaspia.

Ahmad ibn Rustah (abad ke-10 M)
Ibnu Rustah merupakan geografer yang menulis ensiklopedia besar mengenai geografi. Al Balkhi Memberikan sumbangan cukup besar dalam pemetaan dunia. Al Kindi Selain terkenal sebagai ahli oseanografi, dia juga seorang ilmuwan multitalenta. Sebagai ahli fisika, optik, metalurgi, bahkan filosofi.

Al Istakhar II dan Ibnu Hawqal (abad ke-10 M)
Memberikan kontribusi besar dalam pemetaan dunia.

Al-Idrisi (1099 M)
Ahli geografi kesohor pada zamannya, yang juga dikenal sebagai ahli zoologi.

Al Baghdadi (1162 M)
Seorang geografer Muslim terkemuka.

Abdul-Leteef Mawaffaq (1162 M)
Selain pakar geografi, dia juga merupakan ahli pengobatan.

Read More......

Surat Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad kepada Presiden AS George W. Bush

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Bagian Pertama
Tuan George W. Bush
Presiden Amerika Serikat
Dalam beberapa waktu saya sempat berpikir, bagaimana mungkin dapat dibenarkan keberadaan berbagai kontradiksi yang terjadi di dunia internasional, kontradiksi yang tidak dapat diingkari dan selalu menjadi pembahasan masyarakat khususnya di kalangan politik dan mahasiswa. Banyak sekali pertanyaan yang tak terjawab tentang hal ini. Karena itu saya memutuskan untuk menanyakan sebagian kontradiksi dan pertanyaan itu. Semoga akan ada kesempatan untuk menjawab masalah tersebut.


Bagaimana mungkin, pengikut Nabi Isa AS yang mengaku berpegang teguh kepada hak-hak asasi manusia (HAM), menjadikan Liberalisme sebagai model peradaban, menyatakan ketidaksetujuannya terhadap perluasan senjata nuklir dan pembunuhan massal, menjadikan peperangan melawan terorisme sebagai slogannya dan berusaha membentuk masyarakat yang satu dan universal—masyarakat yang akan diperintah oleh Nabi Isa AS dan orang-orang yang saleh di muka bumi.
Namun pada saat yang sama, berbagai negara diserang. Jiwa, kehormatan dan keberadaan insan dihancurkan. Sebagai contoh, hanya karena diduga pelaku kriminal berada di sebuah desa, kota atau dalam sebuah kafilah, seluruh desa, kota atau kafilah itu dihancurkan dan dibabat habis. Atau karena diduga sebuah negara memiliki senjata pemusnah massal, lalu negeri itu dikuasai. Ratusan ribu masyarakat negara itu tewas, sumber-sumber air, pertanian dan industri rusak dan sekitar 180.000 pasukan militer ditempatkan di sana.
Kehormatan rumah-rumah penduduk telah dihancurkan. Mungkin negara itu menjadi terbelakang hingga 50 tahun lebih. Dengan anggaran belanja berapa? Dengan menghabiskan miliaran dolar dari harta kekayaan sebuah negara dan beberapa negara lainnya. Dengan mengirimkan puluhan ribu pemuda sebagai pasukan penyerang, menempatkan mereka di arena pembunuhan, menjauhkan mereka dari keluarganya dan mengotori tangan mereka dengan darah orang lain. Tekanan demikian berat menimpa jiwa mereka sehingga setiap hari, sebagian mereka melakukan tindakan bunuh diri. Ketika mereka kembali ke negaranya, mereka tersiksa, tertekan dan bahkan menderita berbagai penyakit. Sebagian mereka terbunuh dan jenazah mereka dikembalikan kepada keluarga mereka.
Dengan alasan keberadaan senjata pemusnah massal, telah terjadi sebuah tragedi besar untuk negara dan penduduk yang diinvasi. Kemudian baru terungkap bahwa senjata pemusnah massal yang dimaksudkan tidak pernah ada.
Memang Saddam Hussein adalah seorang diktator dan pembunuh. Namun tujuan perang yang dilakukan bukan untuk menumbangkannya tapi untuk menemukan senjata pemusnah massal yang sudah diumumkan sebelumnya. Saddam akhirnya tumbang dan masyarakat merasa senang akan hal ini. Saya tambahkan pula bahwa dalam peperangan dengan Iran, Saddam telah dibantu dan dibela oleh Barat.

Bagian Kedua
Tuan Presiden,
Mungkin Anda tahu bahwa saya adalah seorang dosen. Mahasiswa saya sering menanyakan bagaimana menyesuaikan aksi-aksi ini dengan nilai-nilai yang telah saya sebut di awal surat tentang komitmen terhadap ajaran Nabi Isa AS, Nabi penyeru perdamaian dan kasih sayang?
Para tertuduh dipenjarakan di Guantanamo tanpa proses peradilan, mereka tidak bisa memiliki pengacara, keluarga tidak bisa menjenguk, mereka diisolir di negeri yang jauh dari negaranya dan sama sekali tidak ada pengawasan internasional untuk mereka. Tidak jelas apakah mereka adalah tahanan, tawanan perang, tertuduh ataukah orang-orang yang telah dijatuhi hukuman.
Para pengawas Uni Eropa mengakui adanya penjara-penjara misterius di Eropa. Saya tidak dapat menyelaraskan penculikan dan penahanan orang-orang dalam penjara-penjara misterius itu dengan satu pun sistem peradilan yang berlaku di dunia. Dan saya tidak pernah mengerti bagaimana aksi-aksi yang telah dilakukan sesuai dengan nilai-nilai yang telah saya sebutkan di atas, misalnya dengan ajaran-ajaran Nabi Isa AS ataukah hak-hak asasi manusia ataukah dengan nilai-nilai Liberalisme?
Para pemuda, mahasiswa dan masyarakat banyak mempertanyakan tentang fenomena bernama Israel. Pasti sebagian dari pertanyaan-pertanyaan itu telah Anda dengar. Dalam sejarah tercatat banyak negara yang telah dijajah. Namun salah satu fenomena kontemporer masa kita adalah pembentukan sebuah negara baru dengan masyarakat yang baru pula.
Para mahasiswa berkata, 60 tahun yang lalu tidak ada negara dengan nama ini. Mereka menunjukkan dokumen-dokumen dan peta geografi dunia kuno sambil berkata, kami telah berusaha sedemikian rupa mencarinya namun kami tidak menemukan sebuah negara yang bernama Israel.
Saya terpaksa menuntun mereka agar mempelajari lagi tentang perang dunia pertama dan kedua.
Sekali waktu seorang mahasiswa berkata, pada perang dunia kedua, puluhan juta manusia tewas. Berita-berita perang dengan cepat disebarkan oleh kedua belah pihak yang berperang. Masing-masing memberitakan kemenangannya dan kekalahan lawan. Setelah perang dunia kedua selesai diklaim bahwa enam juta orang Yahudi telah tewas. Enam juta orang yang sedikitnya berasal dari dua juta keluarga.
Kita andaikan saja bahwa berita ini benar. Apakah kesimpulan logisnya adalah pembentukan sebuah negara Israel di kawasan Timur Tengah dan atau membela mereka habis-habisan?
Bagaimana menganalisa dan menginterpretasikan fenomena ini?

Bagian Ketiga
Tuan Presiden,
Anda pasti telah mengetahui bagaimana Israel terbentuk dan akibat yang ditimbulkannya:
Dengan terbantainya ribuan jiwa.
Dengan mengungsikan jutaan jiwa penduduk asli kawasan.
Dengan penghancuran ratusan ribu hektar sawah, kebun zaitun dan penghancuran
kota-kota dan tanah-tanah subur.

Tragedi ini tidak hanya terbatas pada masa pembentukan saja.
Sangat disayangkan selama enam puluh tahun hal ini terus berlanjut.
Rezim yang dibentuk ini bahkan tidak memiliki rasa belas kasihan terhadap anak-anak. Rumah-rumah dihancurkan, rencana teror tokoh-tokoh Palestina diumumkan dan ribuan orang-orang Palestina dipenjarakan. Fenomena ini pada abad-abad terakhir bila tidak dikatakan sulit dicari tandingannya maka tentunya tidak ada bandingannya.
Pertanyaan besar lainnya dari masyarakat umum adalah: Mengapa rezim yang seperti ini masih harus dibela?
Apakah pembelaan terhadap rezim ini sesuai dengan ajaran Nabi Isa AS atau Nabi Musa AS atau nilai-nilai Liberalisme?
Apakah memberikan hak untuk menentukan nasib sendiri di tanah Palestina kepada pemilik asli baik mereka yang tinggal di Palestina maupun di luar, baik mereka itu Islam, Yahudi dan atau Kristen, bertentangan dengan demokrasi, hak-hak asasi manusia dan ajaran-ajaran para Nabi?
Bila tidak bertentangan, mengapa usulan referendum tidak pernah disetujui?
Akhir-akhir ini, dengan pilihan rakyat Palestina, telah terbentuk sebuah pemerintahan. Semua pengawas yang netral telah mengukuhkan bahwa pemerintah tersebut dipilih oleh rakyat. Dengan rasa tidak percaya, pemerintahan terpilih ditekan sedemikian rupa agar mengakui sebuah negara bernama Israel dan tidak lagi meneruskan perjuangan serta melanjutkan program pemerintahan sebelumnya.
Seandainya pemerintahan terpilih ini sejak awal mengumumkan kebijakannya seperti yang diinginkan penekan, apakah masyarakat Palestina akan memilih mereka? Apakah sikap semacam ini di hadapan pemerintahan Palestina sesuai dengan nilai-nilai di atas?
Demikian pula, masyarakat selalu bertanya-tanya mengapa resolusi PBB yang telah diputuskan di dewan keamanan PBB terhadap Israel selalu diveto?

Bagian Keempat
Tuan Presiden,
Anda mengetahui bahwa saya hidup bersama rakyat dan selalu berhubungan dengan mereka. Banyak masyarakat Timur Tengah yang menghubungi saya dengan berbagai cara. Mereka melihat kebijakan ganda ini tidak sesuai dengan logika apapun.
Bukti-bukti menunjukkan bahwa kebanyakan masyarakat di kawasan Timur Tengah, dari hari ke hari semakin marah dengan kebijakan yang telah dilakukan.
Saya tidak bermaksud untuk menyampaikan banyak pertanyaan, namun saya ingin menunjukkan beberapa poin lain.
Mengapa setiap kemajuan ilmu dan teknologi di kawasan Timur Tengah selalu dianggap dan dipropagandakan sebagai ancaman terhadap rezim Israel?
Apakah usaha ilmiah dan penelitian bukan merupakan hak-hak dasar masyarakat?
Anda mungkin memiliki pengetahuan tentang sejarah. Selain abad pertengahan pada bagian mana dari sejarah dan dimanakah, kemajuan ilmu dan teknologi dianggap sebagai sebuah kejahatan? Apakah dengan mengandaikan kemungkinan dipakainya ilmu dan teknologi untuk maksud-maksud militer dapat menjadi alasan untuk menentang ilmu dan teknologi? Bila kesimpulan yang demikian adalah benar, maka seluruh ilmu harus ditentang bahkan fisika, kimia, matematika, kedokteran, arsitektur dan lain-lain.
Dalam masalah Irak telah terjadi kebohongan. Hasilnya apa? Saya tidak ragu bahwa semua manusia meyakini bahwa kebohongan adalah hal yang tidak terpuji. Anda sendiri tidak akan senang bila orang lain berdusta terhadap Anda.

Bagian Kelima
Tuan Presiden,
Apakah masyarakat di Amerika Latin memiliki hak untuk mempertanyakan mengapa selalu ada usaha untuk tidak menyetujui pemerintahan terpilih dari rakyat dan pada saat yang sama adanya pembelaan bagi mereka yang ingin melakukan kudeta terhadap pemerintahan terpilih. Mengapa ancaman selalu diarahkan kepada mereka?
Masyarakat Afrika adalah masyarakat yang punya etos kerja, kreatif dan memiliki potensi. Mereka dapat berperan penting dalam menjamin kebutuhan dan kemajuan materi dan maknawi masyarakat dunia. Namun, kemiskinan dan kepapaan di sebagian besar Afrika menjadi kendala terbesar untuk dapat memainkan peran penting tersebut.
Apakah mereka berhak untuk mempertanyakan, mengapa kekayaan luar biasa dan barang tambang mereka dijarah padahal mereka lebih membutuhkan dari orang lain? Apakah aksi-aksi semacam ini sesuai dengan ajaran Nabi Isa AS dan hak-hak asasi manusia?
Masyarakat Iran yang berani dan beriman juga memiliki banyak pertanyaan. Salah satunya adalah Kudeta 28 Murdad tahun 1953 terhadap pemerintahan waktu itu, menentang revolusi Islam pada 52 tahun yang lalu, menjadikan kedutaan Amerika menjadi markas penentang Republik Islam, memiliki ribuan dokumen rahasia, melindungi Saddam Hussein dalam perang terhadap Iran, penembakan pesawat penumpang Iran, menyandera harta masyarakat Iran, ancaman-ancaman yang semakin meningkat dengan menunjukkan ketidaksetujuan serta kemarahan atas kemajuan ilmu dan teknologi serta nuklir masyarakat Iran. Padahal semua orang Iran gembira dengan kemajuan negara mereka dan mengadakan pesta untuk keberhasilan mereka. Masih banyak lagi pertanyaan semacam ini yang di surat ini tidak saya cantumkan.

Bagian Keenam
Tuan Presiden,
Peristiwa 11 September benar-benar merupakan peristiwa yang mengerikan. Pembunuhan terhadap orang-orang tak berdosa di bagian mana saja dari dunia ini selalu menyakitkan dan sangat disayangkan. Pemerintah kami pada waktu itu mengumumkan rasa kebencian terhadap pelaku kejadian dan sekaligus mengucapkan belasungkawa kepada mereka yang ditinggalkan. Semua negara memiliki kewajiban untuk melindungi jiwa, harta dan kehormatan rakyatnya.
Seperti yang disebut-sebut, negara Anda memiliki sistem keamanan, penjagaan dan informasi yang luas dan canggih. Bahkan para penentang yang berada di luar negeri pun diburu. Operasi 11 September bukan operasi yang mudah.
Apakah konsep dan pelaksanaan operasi tersebut dapat terwujud tanpa kerja sama dengan sistem informasi, keamanan atau adanya pengaruh yang kuat?
Tentunya ini adalah sebuah pengandaian yang logis. Mengapa sisi-sisi lain dari kejadian ini tetap misterius? Mengapa tidak ada penjelasan resmi tentang siapa yang bertanggung jawab atas kelalaian ini? Dan mengapa para pelaku dan mereka yang lalai tidak diumumkan dan dihukum?

Bagian Ketujuh
Tuan Presiden,
Salah satu kewajiban pemerintah adalah mewujudkan keamanan dan ketenangan bagi rakyatnya. Masyarakat negara Anda dan negara-negara yang bertetangga dengan poros krisis dunia tidak lagi merasakan keamanan dan ketenangan selama bertahun-tahun.
Setelah peristiwa 11 September, bukannya meredam jiwa dan menenangkan masyarakat Amerika yang sangat menderita akibat peristiwa tersebut tapi sebagian media massa Barat malah membesar-besarkan kondisi tidak aman dan senantiasa mengabarkan adanya kemungkinan serangan teroris serta senantiasa sengaja menjaga agar masyarakat dalam kondisi takut dan khawatir. Apakah ini yang disebut melayani rakyat Amerika? Apakah kerugian yang berasal dari ketakutan dan kekhawatiran dapat dihitung?
Coba anda bayangkan, rakyat Amerika merasa bakal ada serangan. Mereka merasa tidak aman ketika berada di jalanan, tempat kerja dan di rumah. Siapa yang dapat menerima kondisi seperti ini? Mengapa media bukannya memberitakan hal-hal yang dapat menenangkan dan memberikan keamanan sebaliknya malah mengabarkan ketidakamanan?
Sebagian berkeyakinan bahwa propaganda besar-besaran ini dijadikan fondasi dan alasan untuk menyerang Afghanistan. Bila sudah begini kiranya baik bila saya berikan sedikit petunjuk terkait dengan media.
Dalam prinsip dasar media, penyampaian informasi yang benar dan menjaga amanat dalam menyebarkan berita adalah prinsip dasar yang manusiawi dan telah diakui. Saya merasa perlu untuk mengucapkan dan mengumumkan rasa penyesalan yang dalam atas ketiadaan rasa tanggung jawab sebagian media Barat berkaitan dengan komitmen ini.
Alasan utama agresi ke Irak adalah adanya senjata pemusnah massal. Tema ini diulang-ulang sedemikian rupa sehingga masyarakat percaya dan akhirnya basis penyerangan Irak pun tercipta.
Apakah kebenaran tidak akan hilang dalam atmosfer yang direkayasa dan berisi kebohongan?
Apakah hilangnya sebuah kebenaran sesuai dengan tolok ukur yang telah saya jelaskan sebelumnya?
Apakah kebenaran juga akan hilang di sisi Tuhan?

Bagian Kedelapan
Tuan Presiden,
Di semua negara masyarakatlah yang menanggung anggaran belanja negaranya sehingga pemerintah dapat melayani mereka. Pertanyaannya di sini adalah, dengan anggaran tahunan ratusan miliar dolar untuk pengiriman pasukan ke Irak apa yang didapat oleh masyarakat?
Anda sendiri mengetahui bahwa di sebagian negara bagian Amerika masyarakat hidup dalam kemiskinan. Ribuan orang tidak memiliki rumah. Pengangguran adalah masalah besar dan masalah ini kurang lebih juga terjadi di negara-negara lain. Apakah dalam kondisi yang seperti ini pengiriman sejumlah besar pasukan dan itu pun dengan anggaran luar biasa dari masyarakat dapat dibenarkan dan sesuai dengan dasar-dasar yang telah disebutkan sebelumnya?

Bagian Kesembilan
Tuan Presiden,
Apa yang sudah disebutkan adalah sebagian dari penderitaan masyarakat dunia, masyarakat kawasan kami dan masyarakat Anda. Namun maksud asli saya yang sedikitnya pasti akan Anda benarkan adalah sebagai berikut:
Para penguasa memiliki masa tertentu dan tidak selamanya berkuasa. Namun nama mereka akan diingat dan tertulis dalam sejarah. Dan di masa depan, dekat atau jauh, ia akan senantiasa dinilai. Masyarakat akan berkata: dalam periode kita ini apa yang telah terjadi.
Apakah untuk masyarakat kita menyiapkan keamanan dan kesejahteraan atau malah ketidakamanan dan pengangguran?
Apakah kita memang hendak mewujudkan keadilan atau hanya membela kelompok istimewa dengan imbalan harga kemiskinan dan kepapaan sebagian besar masyarakat dunia? Apakah kita memberikan kekayaan dan pangkat pada sekelompok orang dan lebih memilih kerelaan mereka ketimbang kerelaan masyarakat dan Tuhan?
Apakah kita membela hak-hak masyarakat dan kaum miskin atau kita tidak memandang mereka sedikit pun?
Apakah kita membela hak-hak manusia di seluruh dunia atau malah memaksakan perang dan ikut campur secara ilegal dalam urusan negara lain atau membangun sel-sel rahasia dan memenjarakan sebagian orang di sana?
Apakah kita telah mewujudkan perdamaian dunia atau malah menyebarkan ancaman dan kekerasan di seluruh dunia?
Apakah kita telah berbicara dengan jujur kepada rakyat kita dan masyarakat dunia atau malah menunjukkan kebenaran yang telah diputarbalikkan?
Apakah kita termasuk pembela masyarakat atau pembela para penjajah dan penzalim?
Apakah dalam pemerintahan kita yang lebih dipentingkan adalah logika, akal, moral, perdamaian, mengamalkan perjanjian, menyebarkan keadilan, melayani masyarakat, kesejahteraan dan kemajuan, menjaga kehormatan manusia ataukah kekuatan persenjataan, ancaman, ketidakamanan, tidak memperdulikan masyarakat, menahan kemajuan masyarakat dunia dan menginjak hak-hak manusia?
Dan pada akhirnya mereka akan berkata, apakah kita setia dengan sumpah yang kita ucapkan dalam rangka melayani masyarakat yang merupakan tugas asli kita dan apakah kita mengamalkan ajaran-ajaran para Nabi ataukah tidak?

Bagian Kesepuluh
Tuan Presiden,
Sampai kapan dunia akan menanggung beban berat ini? Dengan proses semacam ini, kemanakah dunia akan melangkah? Sampai kapan masyarakat dunia harus menanggung beban keputusan-keputusan salah dari para penguasa? Sampai kapan cakrawala ketakutan harus terbentang di hadapan masyarakat dunia akibat ditimbunnya senjata pemusnah massal? Sampai kapan darah anak-anak, para wanita dan laki-laki harus mengalir di atas batu-batu jalanan dan rumah-rumah mereka harus dihancurkan?
Apakah Anda rela dengan kondisi dunia sekarang ini? Apakah Anda berpikir bahwa kebijakan yang telah ada ini dapat terus berlangsung?
Andai ratusan miliar dolar yang dipakai untuk membiayai keamanan, pertahanan, pengiriman pasukan dialokasikan sebagai modal dan bantuan bagi negara-negara miskin, pengembangan kebersihan, perang melawan berbagai macam penyakit, pendidikan, peningkatan kemampuan berfikir dan jasmani, menolong korban bencana alam, menciptakan lapangan pekerjaan, penghijauan dan pengentasan kemiskinan, menggalang perdamaian, menghilangkan perselisihan antar negara-negara, menghilangkan peperangan kabilah dan ras dan lain-lain... Dapatkah dibayangkan keadaan dunia akan seperti apa? Dan apakah pemerintahan dan rakyat Anda tidak merasa bangga dengan ini?
Apakah posisi politik dan ekonomi pemerintahan dan rakyat Anda tidak akan semakin kokoh? Dengan mengucapkan rasa penyesalan penuh, saya harus mengucapkan apakah masyarakat dunia semakin membenci pemerintah Amerika?

Bagian Kesebelas
Tuan Presiden,
Saya tidak bermaksud untuk melukai perasaan seorang pun. Bila Nabi Ibrahim, Ishaq, Ya’qub, Ismail, Yusuf dan atau Nabi Isa AS hadir di dunia hari ini dan melihat perilaku semacam ini, apakah yang akan dikatakan mereka? Apakah dalam dunia yang dijanjikan, dunia yang diliputi oleh keadilan dan Nabi Isa AS akan hadir, kita akan diberi sebuah peran? Apakah mereka akan menerima kita?
Pertanyaan kunci saya adalah: apakah tidak ada lagi jalan yang lebih baik dalam pergaulan dengan masyarakat dunia?
Saat ini di dunia ada ratusan juta orang Kristen, ratusan juta orang Islam dan jutaan lagi orang pengikut Nabi Musa AS. Semua agama Ilahi memiliki persamaan dalam satu kalimat yaitu kalimat tauhid, keyakinan akan Tuhan Yang Esa dan tidak ada tuhan selain Dia di dunia ini.
Al-Quran al-Karim menegaskan persamaan ini dan menyeru semua pengikut agama ilahi dengan sabdanya:
“Katakanlah : “Hai Ahli Kitab, marilah berpegang pada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain dari pada Allah.” (Ali Imran: 64)

Bagian Keduabelas
Tuan Presiden,
Berdasarkan firman ilahi kita semua diajak untuk menyembah Allah Yang Esa dan mengikuti utusan-utusan ilahi.
“Penyembahan kepada Tuhan Yang Esa yang Maha kuasa dan berkuasa atas segala sesuatu.”
“Allah Yang Maha Mengetahui apa yang tersembunyi dan yang tampak, masa lalu dan yang akan datang. Dan Ia mengetahui apa yang terlintas di benak hamba-Nya dan mencatat amalan mereka.” “Tuhan sang pemilik langit dan bumi dan semua alam di bawah kekuasaan-Nya”,
“Pengaturan seluruh alam di tangan-Nya dan Ia memberikan janji untuk mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.” “Ia adalah penolong mereka yang terzalimi dan musuh mereka yang menzalimi.” “Dia Maha Pengasih dan Penyayang.” “Ia adalah penolong kaum mukminin dan Ia menuntun mereka dari kegelapan kepada keterangbenderangan.” “Ia mengawasi perbuatan hamba-hamba-Nya.” “Ia menyerukan hamba-Nya untuk beriman dan berbuat baik dan menginginkan agar mereka berbuat berdasarkan kebenaran dan untuk tetap istiqamah dalam kebenaran.” “Allah menyerukan agar hamba-hamba-Nya untuk menaati utusan-Nya dan Ia sebagai saksi dan pengawas perbuatan hamba-hamba-Nya”, “Puncak keburukan terkait dengan orang-orang yang menginginkan kehidupan yang terbatas di dunia ini dan tidak mengikuti perintah-Nya dan menzalimi hamba-hamba Allah”, “Puncak kebaikan dan surga yang kekal hanya akan diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa di hadapan keagungan ilahi dan tidak mengikuti hawa nafsunya”.
Kami yakin bahwa kembali kepada ajaran para Nabi adalah satu-satunya jalur kebahagiaan dan kesuksesan. Saya mendengar bahwa Anda adalah seorang penganut Kristen dan percaya akan janji Ilahi akan adanya pemerintahan orang-orang shaleh di muka bumi.
Kami juga percaya bahwa Nabi Isa AS adalah salah satu Nabi besar ilahi. Dalam al-Quran Nabi Isa AS mendapat penghormatan yang luar biasa dan ini adalah ucapan Nabi Isa AS yang dinukil oleh al-Quran:
“Sesungguhnya Allah adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia. Ini adalah jalan yang lurus.” (Maryam: 36)
Penghambaan dan ketaatan kepada Allah adalah seruan semua para Nabi. Tuhan seluruh masyarakat di Eropa, Afrika, Amerika, dan negara-negara kepulauan, seluruh dunia hanya satu dan Ia adalah Tuhan menginginkan kemuliaan bagi semua hamba-Nya dan memberikan kehormatan kepada umat manusia.
Dan dalam firman Allah:
“Allah Yang Maha Berkuasa dan Tinggi mengutus para Nabi yang memiliki mukjizat dan tanda-tanda yang jelas untuk memberi petunjuk kepada manusia akan tanda-tanda kebesaran Tuhan serta menjauhkan manusia dari dosa. Allah mengirimkan kitab dan mizan agar manusia dapat menegakkan keadilan dan tidak berbuat zalim”.
Semua ayat-ayat ini terdapat dalam kitab suci.
Para Nabi dan utusan ilahi memberikan janji bahwa pada suatu hari nanti semua manusia akan dibangkitkan di hadapan Allah untuk diperhitungkan amal perbuatannya. Mereka yang berbuat baik akan diantarkan ke surga dan mereka yang berbuat buruk akan mengalami siksaan ilahi.
Saya pikir kita berdua sama-sama meyakini akan hari itu.
Tetapi perhitungan para penguasa tidak akan ringan. Karena kita harus memberikan jawaban kepada masyarakat dan semua orang disebabkan perbuatan kita yang memiliki dampak dalam kehidupan mereka.
Para Nabi menginginkan perdamaian dan ketenangan yang berdasarkan prinsip-prinsip penyembahan kepada Allah, keadilan, menjaga harkat dan martabat manusia.
Bila kita semua meyakini tauhid dan penyembahan kepada Tuhan, keadilan, menjaga harkat dan martabat manusia, hari akhir, apakah kita tidak bisa memainkan peranan yang lebih penting dan indah dalam menyelesaikan problem dunia saat ini yang muncul akibat ketidaktaatan kepada Allah dan ajaran-ajaran para Nabi? Apakah keyakinan akan prinsip-prinsip ini tidak akan memperluas dan menjamin perdamaian, persaudaraan dan keadilan?
Apakah prinsip-prinsip itu bukan merupakan ajaran tertulis atau tidak tertulis mayoritas masyarakat dunia? Apakah Anda tidak ingin mengabulkan seruan ini? Kembali secara hakiki pada ajaran para Nabi, tauhid dan keadilan, pada penjagaan terhadap harkat dan martabat manusia serta ketaatan kepada Tuhan dan utusan-utusan-Nya

Bagian Ketigabelas
Tuan Presiden,
Sejarah menunjukkan bahwa pemerintahan yang berada dalam jalur kezaliman tidak akan pernah bertahan lama. Tuhan tidak membiarkan dunia dan manusia begitu saja. Bukankah sudah banyak kejadian yang bertolak belakang dengan rencana-rencana para penguasa. Fakta sejarah menunjukkan bahwa ada kekuatan yang lebih di atas segalanya yang mengatur semua hal.

Bagian Keempatbelas
Tuan Presiden,
Apakah indikasi perubahan di dunia pada masa ini dapat diingkari? Apakah keadaan dunia sekarang dengan sepuluh tahun yang lalu dapat dibandingkan. Perubahan terjadi begitu cepat terjadi dan mencakup dimensi yang sangat luas. Masyarakat dunia tidak rela dengan kondisi dunia saat ini. Mereka tidak percaya dengan janji-janji sebagian penguasa yang berpengaruh di dunia.
Sebagian besar masyarakat dunia merasa tidak aman. Mereka tidak setuju dengan berkembangnya kondisi ini begitu juga dengan perang. Masyarakat dunia protes akan adanya jurang pemisah yang dalam antara mereka yang kaya dan miskin, antara negara yang sejahtera dan miskin. Masyarakat semakin membenci kebejatan moral yang semakin meningkat.
Mayoritas masyarakat di negara-negara merasa sedih karena basis budaya mereka terancam, institusi keluarga berantakan dan kasih sayang serta cinta kasih yang semakin luntur.
Masyarakat dunia mulai pesimis memandang organisai-organisai internasional karena hak-hak mereka tidak dipertahankan oleh organisasi tersebut.
Liberalisme dan Demokrasi Barat tidak mampu mendekatkan manusia kepada idealisme mereka. Liberalisme dan Demokrasi adalah pecundang. Para pemikir dan cendekiawan dunia dengan jelas mendengar suara runtuhnya pemikiran dan sistem Liberal-Demokrasi. Hari ini perhatian masyarakat dunia semakin meningkat kepada sebuah fokus. Dan fokus itu adalah Tuhan Yang Esa. Dan tentunya masyarakat akan sukses mengatasi masalah mereka dengan tauhid dan berpegang teguh dengan ajaran-ajaran para Nabi. Pertanyaan penting dan serius saya di sini adalah: Apakah Anda tidak ingin menyertai mereka?

Bagian Kelimabelas
Tuan Presiden,
Mau tidak mau, dunia sedang mengarah pada penyembahan Allah dan keadilan. Kehendak Allah akan mengalahkan segala-galanya.
Keselamatan untuk mereka yang mengikuti petunjuk
Mahmud Ahmadinejad
Presiden Republik Islam Iran

Teheran, 17-02-1384
7 Mei 2006

Sumber :
http://id.wikisource.org/wiki/Surat_Mahmud_Ahmadinejad_kepada_George_W._Bush_(2006)



Read More......

Jumat, 20 Juni 2008

Statistik Piala Dunia

Piala Dunia merupakan tontonan menarik di seluruh dunia... sangat ketinggalan rasanya jikalau kita tidak mengikuti pertandingan ini walaupun nontonnya sering tengah malam utk wilayah asia...




Read More......

Senin, 16 Juni 2008

Menunggu Keberuntungan Team Favorit di EURO 2008...

Jelang perseteruan dilapangan hijau antara Belanda VS Rumania dinihari nanti menjadi penentu team favorit ku Francis memasuki perdelapan besar… Dengan bermain maksimal team favorit ku harus menang melawan team Italia sambil berharap dan berdo’a Belanda bertanding dengan maksimal juga melawan Rumania… Ayo…maju terus team favorit ku....!!!.


Dengan kemenangan yang diperoleh nantinya maka team favorit ku akan melompat naik mengikuti Belanda di group C jika Belanda memenangi pertandingan melawan Rumania atau juga dengan hasil seri. Seandainya ini berjalan dengan baik maka akan menjadi tontonan manis diseluruh Dunia, dan perlu berterima kasih kepada team Besar Belanda (yang juga favorit ku juga) dan ini sudah disampaikan oleh pelatih Belanda Marco Van Basten, team nya akan bertanding dengan maksimal melawan Rumania…ayo Belanda...kamu harus menang..jangan mau terpengaruh orang lain...walau kalian pernah menjajah negara ku namun kalian menjadi panutan bagi ku.. aku menunggu permainan manis kalian...semoga saja…

Read More......

Selasa, 13 Mei 2008

Virus Tati My Love

Virus Tati My Love menyembunyikan folder/subfolder dan membuat file duplikat di dalam flash disk. Virus ini tergolong tidak terlalu jahat karena tidak merusak data.

Virus berukuran 198 KB ini memalsukan diri sebagai folder berekstensi SCR dan bertype "Screensaver". Berikut cara 'menghabisinya':


Langkah 1:
Matikan "system restore" selama proses pembersihan berlangsung (bagi yang menggunakan Windows XP). Disarankan untuk melakukan pembersihan virus pada Safe Mode.

Langkah 2:
Matikan proses virus dengan nama tati.exe (icon Folder). Untuk mematikan proses virus tersebut silahkan gunakan tools seperti "proceexp". Tools ini dapat di-download di alamat http://download.sysinternals.com/Files/ProcessExplorer.zip

Langkah 3:
Cari dan hapus file dengan nama tati.exe di direktori C:\Windows dan C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup

Langkah 4:
Hapus file duplikat yang dibuat pada flash disk Anda. Untuk mempercepat proses penghapusan, Anda dapat menggunakan menu "Search Windows". Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan terlebih dahulu file/folder yang disembunyikan. Berikut cara untuk menampilkan file/folder yang disembunyikan dan mencari file virus.
1. Buka [Windows Explorer]
2. Klik menu [Tools], kemudian klik [Folder Options]
3. Pada layar "Folder Options", klik tab [View]
4. Pada folder [Hidden files and folders], hilangkan tanda centang pada opsi [Hide extensions for known file types] dan [Hide protected operating system files (recommended)]
5. Lalu klik tombol [Ok]
Untuk mencari dan menghapus file virus:
1. Buka Windows Explorer, kemudian klik kanan di lokasi Flash Disk, lalu klik "Search..."
2. Setelah muncul layar "Search Result", pada kolom "All or part of the file name" isi dengan ekstensi *.SCR
3. Pada kolom "Look in" pastikan sudah menuju ke lokasi flash disk yang akan diperiksa.
4. Klik menu "What size is it", kemudian pilih opsi Specify size (in KB). Pilih "at most", isi dengan ukuran "198".
5. Setelah itu klik menu "More Advanced option", kemudian beri tanda centang pada Searh system folders, Search hidden files and folders, Search subfolders.
6. Kemudian klik tombol "Search" untuk memulai proses pencarian.
7. Setelah berhasil ditemukan, hapus file virus yang mempunyai ukuran 198 dengan ekstensi SCR (Screen Saver) dengan icon "Folder"
Langkah 5:
Tampilkan kembali file/folder yang sudah disembunyikan oleh virus pada flash disk Anda dengan cara:
1. Klik [Start] menu
2. Klik [Run]
3. Pada dialog box [Run] ketik "CMD" tanpa tanda kutip, kemudian tekan tombol [Ok].
4. Setelah muncul Dos Prompt, pindahkan kursor ke lokasi flash disk. Contoh jika flash disk Anda adalah E: maka ketik perintah E: kemudian tekan tombol [Enter].
5. Setelah kursor berada di drive E (flash disk), ketik perintah: ATTRIB –s –h /s /d
Langkah 6:
Rajin-rajin men-scan komputer dengan anti virus yang ter-update. ( dwn / dwn )

Read More......

Kamis, 10 April 2008

PENCURIAN ALA HIPNOTIS DI DUMAI RIAU

Masyarakat Kota Dumai harus lebih berhati-hati terhadap berbagai model penipuan. Saat ini, penipuan dengan gaya hipnotis kembali dilancarkan oknum-oknum tak bertanggug jawab di Kota Dumai. Peristiwa penipuan dengan cara menghipnotis korban terjadi Jumat (4/4) lalu.


Sebuah toko ponsel yang terletak di Jalan Budi Kemuliaan menjadi korban penipuan, setelah dua orang tak dikenal dengan penampilan seperti orang timur tengah mendatangi toko tersebut. Menurut penjaga toko, mereka datang dengan tujuan mengisi ulang voucer sekaligus mencari nomor kartu GSM cantik. Pada saat itulah, korban mencari kelengahan penjaga toko kemudian menukarkan dua lembar uang Rp50 ribu menjadi satu lembar uang Rp100 ribu yang memiliki nomor seri khusus

Lucy pemilik toko Ponsel tersebut, mengungkapkan, Jumat (4/4) sekitar pukul 16.30 WIB, tokonya didatangi dua orang yang berpenampilan seperti orang luar negeri. Dengan menggunakan bahasa Inggris dia meminta diisikan voucer Mentari seharga Rp20 ribu. Setelah voucer tersebut diisikan ke nomor HP miliknya, kemudian salah satu rekannya kembali minta dicarikan nomor Mentari yang cantik.

“Saat rekannya mencari nomor mentari cantik, rekan yang satu lagi tiba-tiba mengeluarkan dua lembar uang Rp50 ribu dan minta ditukar dengan satu lembar uang Rp100 ribu yang memiliki dari ujung nomor seri dengan huruf JA, dengan alasan dia mengoleksi semua mata uang negara dengan ujung huruf pada nomor seri JA,” katanya.

Lucy juga menceritakan, karena tidak ingin mengecewakan pembeli apalagi si pembeli seperti orang dari luar negeri, maka uang penjualan pada hari itu yang berada di dalam laci dikeluarkan untuk mencari satu lembar uang Rp100 ribu seperti yang diinginkan oleh pelaku.

“Uang sebesar Rp1,7 juta tersebut hilang baru saya sadari setelah pelaku pergi. Karena tidak ada mata uang dengan ujung nomor seri yang diinginkannya, lalu dia tidak jadi menukarkan uang yang dimilikinya. Saat saya kembali menghitung uang hasil penjualan yang tadi dikeluarkan baru saya sadari, ternyata telah berkurang sebesar Rp1,7 juta. Saya sendiri bingung kapan saya memberikan uang tersebut. Namun yang masih saya ingat salah satu pelaku sangat dekat dengan laci tempat menyimpan uang dan saya membiarkan saja,” katanya.

Saat menyadari telah tertipu, selanjutnya Lucy berusaha mengejar si pelaku ke arah dia berlalu. Sayangnya usaha tersebut gagal. Sebab si pelaku sudah tidak ditemukan lagi. Walaupun telah dicoba menanyakan kepada beberapa orang yang berada di sekitar dua pelaku berlalu, namun tidak satupun yang melihat dua orang tersebut.

“Saya masih merasa tidak puas karena tidak berhasil menemukan dua pelaku tersebut, maka saya kontak salah satu teman saya yang bekerja sebagai sales voucher dari kartu Mentari. Tujuannya jika dia menemukan dua orang dengan ciri-ciri yang saya katakan agar segera menghubungi saya. Ternyata dia juga mengatakan sekitar sebulan yang lalu toko tempat dia bekerja juga mengalami hal serupa, di mana uang penjualan sebesar Rp3 juta lesap, setelah pegawai di bagian pembayaran ditepuk pundaknya oleh pelaku yang memiliki ciri-ciri dan tujuan yang hampir sama dengan yang saya alami. Namun pada tempat saya kedua pelaku laki-laki di tempat rekan saya bekerja salah satu pelaku adalah wanita,” lanjutnya.

Lucy berharap, kejadian tesebut jadi pelajaran bagi warga Dumai lainnya dan jadi perhatian aparat. “Saya berharap agar para pemilik toko, pegawai toko mewaspadai orang-orang aneh saat mengunjungi counter HP baik penampilan maupun permintaan mereka untuk dilayani. Kemungkinan mereka akan melakukan penipuan, awalnya membuat pemilik/pelayan toko bingung atas apa yang mereka inginkan. Apalagi pelaku memiliki ilmu hipnotis, melakukan transaksi dengan bahasa asing dan masih kurang dipahami. Ini membuat pelayan/pemilik toko langsung tak sadar mereka telah ditipu. Jika ada ciri-ciri seperti itu segera waspadai jika perlu laporkan kepada instansi terkait agar diketahui identitasnya,” pungkasnya.(azf)

Read More......